Tampilkan postingan dengan label cara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Mei 2013

Ciri Ciri Demam Berdarah


Ciri-Ciri, Penyebab Dan pencegahan Demam Berdarah Pada Anak
Bicara tentang deman berdarah, saya teringat ketika anak saya semata wayang harus berbaring selam 8 hari di rumah sakit karena menderita penyakit ini. Pada awalnya saya kira demam biasa akibat kelelahan setelah berlibur 1 bulan penuh di Jakarta. Tapi alangkah kagetnya saya dan istri setelah hasil lab memositifkan anak saya terserang DB.
  1. Munculnya demam secara tiba-tiba
  2. Sakit kepala berat
  3. Sakit pada sendi dan otot (myalgia dan arthralgia)
  4. Timbul bercak merah dengan ciri-ciri merah terang, petekial dan biasanya mucul dulu pada bagian bawah badan. Pada beberapa pasien bisa menyebar hingga hampir seluruh tubuh
  5. Radang perut bisa juga muncul dengan kombinasi sakit di perut, rasa mual, muntah-muntah atau diare
  6. Pilek ringan disertai batuk-batukCiri-Ciri, Penyebab Dan pencegahan Demam Berdarah Pada Anak
Penyebab demam berdarah:
Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Setiap serotipe cukup berbeda sehingga tidak ada proteksi-silang dan wabah yang disebabkan beberapa serotipe (hiperendemisitas) dapat terjadi. Demam berdarah disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti.
Pencegahan demam berdarah:
Pencegahan utama demam berdarah tergantung pada usaha memberantas nyamuk demam berdarah Aedes Aegypti dengan penyemprotan atau pengasapan, menimbun kolam-kolam air yang tidak berguna, dan benda-banda yang berpotensi menimbulkan genangan air misalnya di pot bunga, kaleng dan sebagainya. Dengan menguras bak mandi setiap seminggu sekali, dan membuang hal – hal yang dapat mengakibatkan sarang nyamuk demam berdarah Aedes Aegypti. Karena Belum ada vaksin yang tersedia untuk penyakit demam berdarah ini.
Semoga bermanfaat!!!
    ciri ciri demam berdarah pada anak, ciri ciri demam berdarah pada anak, ciri demam berdarah pada anak, ciri ciri demam berdarah, Ciri-ciri demam berdarah, ciri-ciri demam berdarah pada anak, ciri ciri demam berdarah pada bayi, ciri demam berdarah pada balita, ciri-ciri demam berdarah pada bayi, ciri ciri demam berdarah

Minggu, 05 Mei 2013

Tentang Penyakit Demam Berdarah


Demam berdarah atau lebih tepatnya disebut demam berdarah dengue adalah penyakit infeksi yang sangat berbahaya bila tidak segera mendapat penanganan dan pengobatan karena bisa menyebabkan kematian dalam waktu yang relatif sangat singkat. Bila jaman dahulu penyakit demam berdarah ini hanya menyerang balita dan anak-anak, tidak demikian halnya dengan saat ini. Sekarang penyakit demam berdarah bisa menyerang semua umur, baik anak- anak maupun dewasa. Penyakit demam berdarah disebabkan oleh virus dengue yang tergolong sebagai sejenis virus arbovirus yang masuk ke dalam tubuh manusia melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypty betina. Penyakit demam berdarah tidak menular melalui kontak manusia melainkan menular melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti betina. Nyamuk jenis ini menyimpan virus dengue di dalam telurnya yang selanjutnya virus tersebut bisa ditularkan ke orang melalui gigitannya.
 
# MENCEGAH PENYAKIT DEMAM BERDARAH:
Karena penyakit demam berdarah ini disebarkan oleh nyamuk, maka hal terpenting yang harus kita lakukan untuk mencegah penyakit demam berdarah adalah dengan memberantas sarang nyamuk. Jenis nyamuk Aedes Aegypti ini bersarang di air bersih, seperti air minum burung, air di bak mandi, dll. Pemberian Abate sangat diharuskan bagi wilayah yang banyak terdapat air menggenang. Menggunakan obat nyamuk / lotion anti nyamuk juga disarankan terlebih saat kita berada di luar rumah. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan juga wajib dilakukan selain untuk menghindari menyakit demam berdarah juga untuk menghindari penyakit-penyakit yang lain.
 
# GEJALA DEMAM BERDARAH
Grafik gejala demam berdarah mirip dengan pelana kuda. Biasanya demam akan mereda sendiri setelah hari kelima sampai dengan hari ketujuh. Ada kemungkinan setelah demam reda akan disertai dengan tandak gangguan sirkulasi sehingga perlu untuk terus mengamati denyut nadi, tensi darah, suhu, serta pernafasan. Sebagai patokan, denyut nadi normal sekitar 72/menit, cukup kuat dan teratur, tensi darah 120/80 mmHG, suhu tubuh 37 derajat celcius, serta pernafasan 16-20 kali/menit. Pada gejala demam berdarah, denyut nadi terasa cepat dan melemah, tensi darah menurun, suhu tubuh juga menurun, anggota badan teraba dingin serta pernafasan terlihat memburu.
 
# MENGOBATI DEMAM BERDARAH
Pada saat terjangkit penyakit demam berdarah ini jumlah trombosit dalam tubuh kita akan menurun dengan drastis. Oleh karena itu, langkah utama yang harus ditempuh dalam mengobati penyakit demam berdarah ini adalah menaikkan jumlah trombosit dalam tubuh. Beberapa obat tradisonal dipercaya bisa menaikkan jumlah trombosit, diantaranya adalah sari kurma, air rebusan angkak, dll. Selain itu juga harus dijaga jumlah asupan cairan jangan sampai mengalami dehidrasi. Apakah setiap penderita demam berdarah harus di infus? jawabannya, tergantung pada keadaan penderita itu sendiri. Bila kondisinya masih bagus, masih mampu minum dan makan yang cukup, maka pemberian infus tidak diperlukan. Namun, dalam kondisi penderita demam berdarah yang sudah sangat lemas karena jumlah trombosit dalam tubuhnya sedikit, maka pemberian infus sangat diperlukan.

sumber: carapedia .com

Gejala Demam Berdarah


Penyebab

Demam Berdarah

Demam berdarah disebabkan oleh virus Dengue, itulah sebabnya penyakit ini disebut juga dengan Demam Berdarah Dengue yang disingkat menjadi DBD. Ada 4 jenis virus Demam Berdarah, itulah sebabnya pada beberapa kasus penderita demam berdarah yang satu menunjukkan gejala yang berbeda dengan penderita Demam berdarah lainnya. Penyakit ini menular dari satu penderita ke penderita lainnya melalui nyamuk aedes aegypti. Nyamuk ini biasa menggigit pada siang hari. Nyamuk yang mengisap darah dari penderita DBD kemudian menggigit orang lain yang sehat membuat virus yang ada berpindah ke orang yang sehat dan akan menyebabkan orang tersebut menderita Demam Berdarah.

Gejala

Gejala Demam Berdarah

Pada penderita demam berdarah, gejala-gejala yang biasa ditemui adalah:

  • Panas tinggi, umumnya > 38 derajat Celcius.
  • Badan pegal-pegal atau nyeri otot, sakit kepala, menggigil, buang-buang air atau muntah.
  • Muncul bintik-bintik merah. Gejala ini mungkin tidak muncul jika demam yang dialami baru sebentar. Cara melihat bintik merah ini dengan tes tourniquet yaitu dengan menjepit pembuluh darah mirip seperti saat Anda hendak memeriksa tekanan darah. Setelah tahap ini, biasanya bintik merah akan terlihat.
  • Setelah hari ketiga, biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh tetapi setelah itu demam dapat menyerang kembali. Pada masa ini sebaiknya berhati-hati agar tidak menganggap sudah sembuh dan tidak menjaga kesehatannya.

    Pemeriksaan

    Cara paling tepat untuk mengetahui apakah seseorang menderita demam berdarah atau tifus adalah dengan melakukan pemeriksaan. Berkonsultasi dengan dokter dan biasanya untuk memastikan, dokter akan meminta untuk melakukan pemeriksaan darah. Dengan mengambil darah penderita bisa diketahui secara pasti penyakit apa yang diderita.

    Gejala Demam Berdarah

    Pada pasien demam berdarah, pemeriksaan dilakukan dengan memeriksa jumlah trombosit. Jika trombosit menurun, biasanya < 100.000/ul, seseorang akan didiagnosis mengalami demam berdarah. Tetapi, jika demam baru satu hari belum bisa diketahui karena jumlah trombosit yang masih normal. Pada kasus seperti ini, Anda dapat berkunjung kembali ke dokter untuk memeriksa jumlah trombosit jika masih mengalami demam. Pada pemeriksaan yang lebih canggih, dapat diketahui apakah darah mengandung virus dengue atau tidak. Jadi, jika jumlah trombosit masih normal tetapi pada darah positif mengandung virus dengue berarti Anda mengalami demam berdarah.

    Cara Pencegahan

    Gejala Demam Berdarah

    Seperti yang sering didengungkan, untuk mencegah, khususnya mecegah perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti yang merupakan sarana penularan demam berdarah adalah dengan melakukan gerakan 3 M. Yang dimaksud gerakan 3 M adalah Menguras bak mandi minimal 1 minggu sekali, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas yang tidak terpakai yang berpotensi menjadi tempat genangan air hujan.